Smaran Expo 2026: Lestarikan Budaya Jaipong dan Berdayakan UMKM Lokal
Sumber foto : Kegiatan lomba pasanggiri jaipong SMARAN EXPO (Fahmi Nur Mahmud)
Salman Alfarizi selaku Gubernur Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP Unpas mengungkapkan bahwa program ini digagas karena melihat fenomena anak muda saat ini yang cenderung acuh terhadap budaya turun-temurun. Menurutnya, saat ini perlombaan berbasis budaya lokal, khususnya jaipong, sudah mulai jarang ditemui.
"Kami mengadakan program ini, kami lihat anak muda sekarang cukup acuh terhadap budaya yang dirawat turun-temurun. Contohnya di budaya jaipong sekarang itu sudah jarang perlombaan-perlombaan yang berdasarkan budaya lokal." ujarnya, Salman berharap melalui acara ini, peserta dan masyarakat umum semakin sadar akan pentingnya menjaga warisan bangsa.
Ketua Pelaksana SMARAN EXPO, Raffa Herdito, menjelaskan bahwa acara kali ini mengusung tema "Menghidupkan Warisan, Mengembangkan Kreativitas". Pemilihan lomba pasanggiri jaipong ditujukan khusus bagi generasi muda, terutama siswa SMA, sebagai upaya pelestarian sejak dini.
"Kita menilai anak SMA sekarang butuh ruang untuk menunjukkan kreativitasnya jadi kita mengundang ke acara ini agar bisa menyalurkan bakat tanpa rasa canggung dalam hal jaipong dan diadaknnya UMKM sebagai wadah promosi dan peningkatan ekonomi di sektor UMKM itu sendiri." jelas Raffa.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi positif dari salah satu peserta yaitu Aditya Apriansyah, peserta asal SMAN 1 Parompong, mengaku sangat terbantu dengan adanya ajang ini.
"Kesan dan pesannya sangat luar biasa, pokoknya buat panitianya selenggarain terus buat wadah untuk anak muda seperti ini. Kegiatan ini sangat membantu, khususnya aku di bidang seni Jaipong ada tempat untuk menyalurkan prestasi." pungkas Aditya.
Penulis : Qothrunnada Permata Utami
Penyunting : Fahmi Nur Mahmud
Beri Komentar