Header Ads

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Kendaraan Rantis Brimob Saat Demo Anti-DPR di Pejompongan Jakarta Pusat









Sumber foto: Gambar Affan Kurniawan terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob,
 (Tangkapan layar akun X @berlianidris).


BPPM Pasoendan – Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) bernama Affan Kurniawan (21) tewas terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Korban tewas saat hendak pulang setelah mengantarkan pesanan makanan dan terjebak di tengah demonstrasi yang mengecam tunjangan mewah DPR RI dan mengkritik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi insiden ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah meminta maaf secara terbuka atas peristiwa yang menewaskan Alfan. Permintaan disampaikan setelah kasus ini menjadi sorotan publik.

Tragedi ini terjadi ketika Affan yang lahir Juli 2004 itu tengah menjalankan tugasnya sebagai pengantar makanan malam. Demontrasi yang berlangsung saat itu memprotes kebijakan tunjangan DPR RI yang dinilai berlebihan serta mengkritik kebijakan pemerintahan baru.

Affan diketahui tinggal di sebuah kontrakan berukuran 3x11 meter dan menjadi tulang punggung keluarga. Pemuda asal Jakarta ini membantu perekonomian orang tuanya yang bekerja serabutan. Sebelum menjadi pengemudi Ojol, Affan pernah bekerja sebagai Satpam di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Insiden ini menambah daftar korban sipil dalam aksi demonstrasi yang melibatkan aparat keamanan. Kematian Affan menjadi sorotan publik mengingat korban merupakan seorang pekerja biasa yang tidak terlibat dalam demonstrasi, namun menjadi korban karena terjebak situasi yang tidak terduga saat menjalankan pekerjaannya.

Kematian Affan memicu gelombang protes baru. Mahasiswa dari berbagai universitas di Bandung bersama massa driver ojek online menyuarakan demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat pada Jumat (29/8) pukul 13.00 WIB. Para demonstran menuntut pertanggungjawaban atas kematian Affan yang dinilai sebagai akibat dari penanganan demonstrasi yang tidak tepat.

Demonstrasi gabungan mahasiswa dan driver Ojol ini dipicu oleh kombinasi isu tunjangan DPR yang kontroversial dan kematian Affan yang semakin memperparah kekecewaan masyarakat terhadap institusi legislatif dan penanganan keamanan oleh aparat.


Penulis: Angga Pratama Nur Alfarizi

Penyunting: Fahmi Nur Mahmud

 

Tidak ada komentar