Situs Web Simlab Kembali Bermasalah, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Kesulitan saat Pemilihan Kelas
sumber gambar: nibras firdaus
BPPM Pasoendan - Proses pendaftaran laboratorium secara daring (war lab) melalui situs web Simlab kembali diwarnai kendala teknis akibat kemacetan sistem saat diakses secara serentak. Ketidakmampuan kapasitas server dalam menampung lonjakan trafik ini paling berdampak pada mahasiswa Ilmu Komunikasi, mengingat jumlah populasi mahasiswanya yang jauh lebih banyak dibandingkan program studi lain di FISIP.
Kendala teknis pada situs Simlab tersebut menjadi penghambat utama bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam mengamankan kuota praktikum. Sistem dilaporkan mengalami gangguan (error) hingga masuk ke mode pemeliharaan (maintenance) tepat saat pendaftaran dibuka. Kondisi ini menuai kritik tajam dari para mahasiswa yang mendesak pengelola agar segera melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur IT.
Terbatasnya daya tampung server membuat situs web gagal merespons permintaan akses serentak dalam waktu bersamaan. "Karena mungkin web tuh error ataupun banyak maintenance nya terkendala akibat banyaknya yang mencoba masuk di web, dan menjadikan kapasitas webnya itu tidak mendukung untuk banyak yang mengakses terhadap web nya," ujar Riyandy Irawan, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi.
Keluhan serupa juga diungkapkan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi lainnya. "Web Simlab itu lebih banyak erornya dan lebih harus sering di refresh, bahkan kayak gak kehubung sama koneksi di web itu," ujar Slovakia (bukan nama sebenarnya).
Masalah ini dinilai bukan lagi hal baru, melainkan gangguan tahunan yang terus berulang tanpa penyelesaian konkret. "Mungkin ke depannya bisa diperbaiki lagi karena hal ini tuh terjadi enggak hanya pada saat ini, tapi ada dari kakak tingkat tahun lalu dan tahun sebelumnya lagi tuh merasakan hal yang sama. Dan seharusnya sih dengan 2 tahun periode yang sudah diberitakan isunya seperti ini, seharusnya sih ada evaluasi ataupun perbaikannya untuk ke depannya. Itu aja sih," pungkas Riyandy.
Penulis: Nibras Firdaus
Penyunting: Muhammad Alif Maftuh
Penyunting: Muhammad Alif Maftuh

Beri Komentar